Home Daerah Baru Berjalan Tiga Bulan, Usaha Zen Dapat Perhatian Safin

Baru Berjalan Tiga Bulan, Usaha Zen Dapat Perhatian Safin

Olahan susu kambing, masih menjanjikan. Sebab, memiliki keunggulan dari pada susu sapi.

83
0
SHARE
Baru Berjalan Tiga Bulan, Usaha Zen Dapat Perhatian Safin

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Syaiful Arifin, sedang melihat kandang kambing perah milik Zeni Saputro warga Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati Senin (25/03). (DOK. Beni A. Humas Pemkab Pati)

DETIKONE.COM–JAWA TENGAH – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin Senin (25/03), kunjungi peternakan kambing "Jangkung Farm" yang beralamat di Desa Kayen RT06/RW02, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Safin sengaja mengunjungi peternakan milik Zeni Saputro, lantaran pria yang akrab disapa Zen Jangkung ini sedang kembangkan produk olahan dari susu kambing.
"Kami merasa potensi pasar susu kambing luar biasa. Namun masih perlu pengembangan, terlebih untuk sosialisasi pada masyarakat. Sebab, kebanyakan orang lebih familiar dengan susu sapi. Tentunya produk ini perlu sosialisasi, terlebih khasiat susu kambing baik bagi kesehatan," jelasnya. 

Safin berharap, produk susu kambing olahan Zen dapat segera terdaftar di BPOM, sebagai jaminan aman untuk dikonsumsi. Pihaknya juga menyarankan agar produk yang belum memiliki label merek tersebut dapat segera diurus brandingnya. 
"Kemasannya juga perlu dibuat lebih baik," himbaunya. 

Tidak hanya itu, Safin menghimbau agar para peternak kambing juga dapat berkelompok untuk membuat koperasi. Sehingga, peternak fokus pada pengembangan produktifitas ternak.
"Koperasi inilah yang nantinya mengolah produk yang dihasilkan peternak berupa susu kambing menjadi produk semisal susu, keju dan lainnya," harap Safin.

Sementara itu, Zen mengaku bahwa sebelum merintis usaha ini pihaknya berkecimpung pada usaha breeding kambing kontes selama kurang lebih sepuluh tahun. Sedangkan ide untuk membuat olahan susu baru tercetus kira-kira dua tahun terakhir.
"Sebelum mulai produksi susu kambing, saya melakukan proses recording (pencatatan ternak) selama kira-kira dua tahun. Namun, saya baru menjual produknya sekira tiga bulan belakangan. Alhamdulillah respon pasar sangat bagus," bebernya. 

Jenis kambing yang diberdayakan Zen adalah sapera, atau hasil kawin silang kambing jenis sanen dan etawa. Saat ini, Zen memiliki lima ekor kambing perah yang mampu hasilkan susu kurang lebih 10 liter/hari.
"Kambing sapera punya masa laktasi lebih lama dibanding kambing ettawa. Sebab ettawa masa laktasinya hanya sekira tiga bulan dan sapera bisa satu sampai dua tahun," ungkapnya. 

Selama ini, Zen menjual produk olahan susu kambingnya dalam kemasan botol 250 ml dengan harga Rp10.000. Dengan dua varian produk susu saja, yakni original dan rasa stroberi. Meski demikian, pemasaran produk milik Zen tidak hanya diwilayah Pati saja. Saat ini pemasaran olahan susunya, telah merambah kebeberapa wilayah seperti Kudus, Rembang, Purwodadi, Semarang, Jakarta, dan Tangerang.
"Ke depan, saya juga akan membuat inovasi produk olahan susu kambing yang lain, misalnya keju, permen, dan es krim," tandasnya. (MUN)