Home Daerah Kapal Bawa TKI Ilegal Tenggelam, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Kapal Bawa TKI Ilegal Tenggelam, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

28
0
SHARE
Kapal Bawa TKI Ilegal Tenggelam, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Keterangan Gambar : Kapal Pompong tenggelam di Dumai.  

Detikone.com - Polda Riau menetapkan dua tersangka sebagai penyelundup atau penyalur Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal. Keduanya merupakan penyalur para TKI. Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan pengembangan penanganan kasus kapal yang berisi para TKI tenggelam di perairan Tanjung Medang-Rupat Provinsi Riau.

"Dua orang ditetapkan sebagai tersangka penyalur TKI Ilegal inisial MZ (39), JF (52). Dan satu orang DPO (buronan)," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Senin (27/1).

Sunarto menyebutkan, penyidik Polres Bengkalis telah memeriksa kedua tersangka. SY (buronan) pernah ditahan dengan kasus TKI Ilegal dua bulan lalu. Sedangkan JF merupakan penampung dan menyalurkan TKI ilegal sebanyak tujuh orang.

"Masih ada satu diduga pelaku lain yakni inisial RI. Masih kita selidiki. Perannya sama penyalur dan penampung TKI ilegal sebanyak 7 orang," katanya.

Sementara, ada empat TKI lainnya belum diketahui siapa yang menyalurkan karena mereka datang sendiri ke tempat speed boat yang akan digunakan oleh terduga pelaku.

Polisi telah mengamankan MZ yang merupakan istri dari SY. Ia juga memiliki peran yang sama yakni sebagai penampung dan penyalur TKI ilegal yang berdomisili di Desa Sukarjo Mesim Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis. Namun SY kembali kabur dari jeratan hukum.

Sementara, untuk 10 orang TKI yang selamat, yaitu 7 laki-laki dan 3 wanita, polisi telah diambil langkah koordinasi dengan Dinas Sosial Bengkalis. Ada 9 orang akan dipulangkan ke daerah asal.

Sedangkan terhadap satu WN Bangladesh bernama Sumon, sedang koordinasi dengan pihak Imigrasi Bengkalis untuk dideportasi ke negara asalnya.

Sebelumnya, kapal pompong yang bermuatan 18 orang TKI ilegal ditambah 2 kru kapal diinformasikan hendak menuju Malaysia. Mereka berangkat dari Pulau Rupat, Selasa (21/1) sekitar pukul 21.30 WIB. Namun sampai di perairan Tanjung Medang, Dumai, kapal pompong diduga mengalami kebocoran dan tenggelam.

Sumb: Merdeka