Home Daerah Jadi Ujung Tombak Pelayanan, Perawat Harus Sehat

Jadi Ujung Tombak Pelayanan, Perawat Harus Sehat

21
0
SHARE
Jadi Ujung Tombak Pelayanan, Perawat Harus Sehat

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Syaiful Arifin, sedang mengundi hadiah utama pada acara peringatan HUT PPNI ke 45 di Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati Minggu (24/03). (DOK. Humas Pemkab Pati)

DETIKONE.COM – JAWA TENGAH – Pada peringatan HUT PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) ke 45 Minggu (24/3) di Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo Pati. Wakil Bupati (Wabup) Pati Syaiful Arifin (Safin) meminta para perawat agar menjaga kesehatan demi kualitas pelayanan yang prima. Lantaran, cuaca ekstrim dan intensitas hujan masih tinggi.
"Selain merawat pasien perawat mesti merawat diri nya sendiri. Kalau perawat tidak sehat bagaimana bisa merawat pasien dengan baik," terangnya.

Hujan juga mewarnai acara yang diselenggarakan oleh, DPD PPNI Kabupaten Pati bertemakan Tedak Siten yang dikemas dengan acara senam bareng dan jalan santai.
"Walaupun hujan semangat para perawat ini sangatlah luar biasa, semangat perawat yang seperti ini menunjukan semangat kerja kerja dan kerja. Semangat yang patut kita banggakan dan hendaknya dalam bekerja mesti ditambah dengan hati," ucap Wabup.

Pada acara yang juga dihadiri Wakil Bupati, perwakilan RSUD RAA Soewondo, Kepala Puskesmas se-kabupaten Pati, Ketua DPD PPNI Pati, perwakilan dari rumah sakit swasta, juga tak ketinggalan perawat yang ada di Kabupaten Pati. Wabup Berpesan agar perawat melakukan pelayanan dengan hati dan melayani dengan ikhlas.
"Sebab perawat adalah ujung tombak pelayanan kesehatan karena setiap ada pasien yang pertama kali melayani adalah perawat. Perawat di Pati harus semangat dalam melayani masyarakat," jelasnya.

Safin juga sampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggoata PPNI khususnya Ketua Wilayah Jawa Tengah. 
"Kami berharap semua melakukan pekerjaan dengan hati. Saat ini pemerintah sudah memberikan yang terbaik dan berikan pula yang terbaik buat pemerintah," pintanya.

Pada kesempatan yang sama, Santoso selaku Ketua DPD PPNI Kabupaten Pati menjelaskan makna "Tedak Siten" pada perayaan HUT PPNI di Kabupaten Pati,  memiliki makna menempati atau menginjak tanah yang akan dihuni. Tema ini diambil karena bentuk rasa syukur PPNI Kabupaten Pati, lantaran lokasi berkumpulnya peserta jalan santai pada acara tersebut. Rencananya akan dibangun gedung PPNI Kabupaten Pati.
"Alhamdulillah di tahun 2019 kita sudah mampu membeli tanah dan semoga di tahun 2021 PPNI Kabupaten Pati mampu membangun gedung dilokasi ini sehingga memiliki tempat sendiri," jelasnya.

Menurut Santoso hal ini bisa terwujud karena usaha pengurus dan seluruh anggota PPNI dengan iuran dan donasi.
"Sehingga hari ini kami akan menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah hasil dari donasi teman-teman anggota perawat DPD PPNI Kabupaten Pati," pungkasnya.

Meski agenda jalan santai tidak dapat terlaksana karena derasnya hujan, panitia tetap membagikan doorprize kepada peserta yang hadir. Wakil Bupati berkesempatan menarik undian doorprize berupa kulkas yang diraih oleh salah satu peserta kegiatan. (MUN)